Climate Reality

foto : i.ytimg.com

foto : i.ytimg.com

Sebagian besar orang masih belum menyadari bahwa perubahan iklim merupakan penyebab dari berbagai bencana yang terjadi di seluruh dunia. Perubahan iklim itu nyata terjadi dan dampaknya dapat dirasakan di seluruh dunia. Apa sajakah itu? Mari kita simak.

  1. Bangladesh merupakan negara dengan dataran rendah selain itu ada tiga sungai yang bermuara di lepas pantai bangladesh yakni Gangga, Brahmaputra dan Megna. Dengan mencairnya pegunungan Himalaya akibat pemanasan global ketiga sungai tersebut akan membawa air yang lebih banyak. Menurut Manajemen Bencana UNDP di Dhaka saat ini kepadatan penduduk Bangladesh sekitar 980 penduduk per KM dengan pemanasan global yang meningkat maka bertambah menjadi 2000 penduduk/KM
  2. Gelombang panas hingga 50 derajat celcius yang terjadi pada tahun ini mengakibatkan 1.800 orang meninggal dunia. Kebanyakan korban adalah lanjut usia dan orang miskin yang harus tetap bekerja walau panas terik mendera. Kelembaban udara yang tinggi mengakibatkan kekurangan cairan tubuh/ dehidrasi sehingga organ tubuh menjadi rusak dan kemudian meninggal.
  3. Revolusi Arab (Arab Spring). Banyak yang tidak menyangka bahwa salah satu faktor dari terjadinya Arab Spring di Mesir adalah karena mahalnya harga gandum / roti yang dipicu oleh kekeringan berkepanjangan di China sebagai produsen terbesar gandum serta sejumlah negara pengekspor gandum lainnya pada tahun 2010-2011 yang mengalami gagal panen.
  4. El nino (Kekeringan) tahun ini mengakibatkan penduduk kota Sao Paolo, Brazil mengebor basement dan pelataran parkir untuk mencari air. Penduduk kota hanya dapat menikmati air seminggu dua kali untuk kebutuhan sehari-hari.

Manusia sekarang sangat terdiskoneksi oleh alam sehingga menganggap perubahan iklim tidak ada hubungannya dengan kehidupan manusia. oleh karena itu, dengan artikel ini diharapkan teman-teman dapat menghargai apa yang telah diberikan oleh alam kepada kita semua dari mulai makanan, pakaian hingga udara. Mari menjaga serta melestarikan alam bukan menghancurkannya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

x

Check Also

Ananda Mustadjab Pembicara Hari Bumi

Ketua YPBI Saat Menjadi Narsum di Acara Hari Bumi 2017