ilustration
ilustration

Pembangunan Energi Nuklir Perlu Menjadi Kebijakan Nasional

Pedulibumi.com, Jakarta. Pernyataan tertulis yang dikeluarkan oleh Kaukus Muda Indonesia (KWI) pada 27 Juli 2016 lalu menjelaskan bahwa Pembangunan, pengembangan, dan pemanfaatan teknologi nuklir dalam kehidupan sehari-hari untuk menunjang pembangunan nasional suatu bangsa sudah menjadi kebutuhan dan kelaziman di abad modern saat ini. Teknologi nuklir tidak hanya sebatas untuk membangun reaktor nuklir yang menghasilkan senjata pemusnah massal bagi keperluan perang semata. Teknologi yang bekerja dengan reaksi inti atom ini juga banyak dipergunakan pada pembangunan diberbagai bidang seperti medis, industri, pertanian, dan pembangunan nasional.

Memang ada dampak negatif yang perlu dicegah dari pengembangan teknologi nuklir ini, diantaranya masalah biaya pembuangan sampah nuklir yang sangat mahal, kecelakan nuklir yang dapat menyebabkan partikel radioaktif ke lingkungan bisa merusak sel-sel tubuh yang menyebabkan penyakit serta kematian. Namun Indonesia mempunyai pengalaman dalam pembangunan dan pengembangan energi nuklir sejak tahun 1962 sehingga dampak negatif dari reaktor nuklir dapat dicegah.

Dalam pernyataan tersebut juga dijelaskan bahwa Pembangunan energi nuklir ramah lingkungan sangat dibutuhkan khususnya untuk membangun pembangkit listrik tenaga nuklir (PLTN). Hal ini dalam rangka menunjang ketersediaan energi nasional sehingga pasokan listrik dapat terpenuhi. selain itu target 23% penggunaan energi terbarukan dari total penggunaan energi Indonesia pada tahun 2025 dapat terwujud dengan adanya PLTN.

Sampai saat ini pembangunan energi nuklir untuk pembangkit listrik belum menjadi kebijakan nasional sehingga belum masuk dalam Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik 2019-2025. padahal disisi teknis oprasional dan pengalaman, Indonesi sudah siap untuk melaksanakannya. Disinilah dibutuhkan kebijakan politik dari pemerintah untuk mengeluarkan kebijakan tentang nuklir setelah ada perhitungan yang matang dari berbagai aspek, baik diri sisi teknologi, ekonomi, dan kemanan, serta keselamatan bagi lingkungan di sekitar daerah pengembangan nuklir.

(Yul)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

x

Check Also

ananda mustadjab latif

Liputan TVRI – Puluhan Mahasiswa UPI Bandung Ikuti Diskusi Penanganan Sampah Bersama YPBI dan InSWA